Kelicikan Penyuplai Kosmetik
Dan Barang Ilegal Di Bengkulu, Keefektifitasan Pengawasan Bpom Berkurang.
Bengkulu minggu
30 april, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) provisi Bengkulu mengatakan
banyak nya peredaran obat-obatan
cosmetik ilegal dan obat tradi sional
sudah menyebar luas di bengkulu hal ini menyulitkan pengawasan BPOM
karena mereka sebagai pedagang kaki lima selalu berpindah-pindah, dan
mendapatkan nya dari mobil pengirim barang atu box yang datang tidak menentu,
yang menyulitkan keefektifitas BPOM dalam tidak pencegahannya. Hal ini seperti
yang dikatakan ibu Dra Sri yuniarti
selaku kepala seksi sertifikasi dan layanan informasi BPOM Bengkulu.
“Benda-benda ilegal yang di jual di musnahkan
dan, dan pelaku dimasukan kepengandilan untuk diberisankski hukum agar tidak
lols ada nya hubungan timbal balik kepada warga untuk sadra akan mak oba untuk
memfilter nya dan mengadukan ke BPOM atau mengawasi nya.” Ibu Dra Sri yuniarti
mengatakan hal tersebut jika pengawan dari BPOM lolos maka itulah yang akan
mereka lakukan.
Karena banyak
mengetahui kasus barang-barang ilegal sudah menyebar luas di bengkulu maka BPOM
sebelum terjun kelapangan melakukan pengawasan apabila ditemukan barang yang tidak sesuai ketentuan, akan
melakukan pembinaan pada warga dan penjual sambil mengawasi juga membina,
setelah melakukan pembinaan kelang 1 bulan melakukan kunjungan apakah sudah ada
perbaikan atau belum, kalo belum akan menjadi laporan ke pusat dan melakukan
razia lapangan, terjun kelapangan untuk menindak lanjuti brang-barang ilegal
tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar